Chapter 32

1799 Words

“Adara dulu ikut bersamaku dan Gerald berlibur, hanya untuk menghiburnya setelah terkena berbagai masalah.” Kyra tersenyum di akhir kalimatnya. “Kehilanganmu ... aku rasa beban terberat untuknya saat itu.”   Adara memutar bola matanya seraya mendesis. “Terus saja kau bocorkan semua rahasiaku. Kyra ... itu tak akan berpengaruh karena saat aku terpuruk dia bahkan tak tahu apapun.”   “Benarkah?” tanya Gabriel seraya menatap Adara. “Kau yakin aku tak tahu apapun? Lalu kenapa sekarang kita di sini jika dulu ... aku tak tahu keadaanmu?”   Gabriel tersenyum, kembali teringat kejadian masa lalu yang tidak ia duga akan berakhir buruk untuk Adara.  Berawal dari ia memberi harapan, kemudian ia tinggalkan dan membuat Adara kecewa, setalah itu sepanjang tahun di buat salah paham, di buat kecewa k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD