Gabe berlalu pergi mengabaikan rengekan Dena. Ia perlu menjauh dari wanita itu, tetapi ia juga tidak akan datang ke rumah sakit tempat Trisha dirawat. Gabe mengemudikan mobilnya menuju kelab malam. Di sana suasana ramai dengan suara musik yang mengentak. Gabe memilih duduk di ruang VIP di mana hanya ada dirinya seorang. Akan tetapi, itu tidak berlangsung lama. Seorang wanita cantik dengan pakaian yang seksi masuk dan langsung duduk di atas pangkuan Gabe. Namun, dengan dinginnya Gabe mendorong wanita itu menjauh hingga jatuh terduduk ke lantai. “Pergilah! Saya tidak sedang ingin ditemani,” perintah Gabe. Wanita itu bergegas bangkit dari terduduknya ditatapnya Gabe dengan raut wajah kesa. “Kau dapat melakukannya dengan baik-baik! Jangan bersikap kasar begini.” Gabe hanya diam dengan

