Sontak saja tubuh Trisha menjadi kaku, detak jantungnya yang tadi berdetak kencang perlahan menjadi tenang kembali. Rasa terkejut berubah menjadi amarah, saat ia menyadari siapa yang telah menegurnya. Setelah debar jantungnya reda Trisha membuka pintu mobil lalu keluar. Namun, hal itu merupakan suatu kesalahan. Badannya yang jauh lebih kecil dikukung tubuh tinggi besar Chris. Sampai badannya menempel pada badan mobil. “Aku tidak mencuri ibumu dan aku tidak perlu memberikan penjelasan apa pun kepadamu! Selama ibumu telah meminjamkan mobilnya kepadaku,” tandas Trisha. Chris mendekatkan wajah sampai hidung mereka bersentuhan. “Hmm! Hidungmu tidak bertambah panjang, sepertinya kau tidak ber bohong. Namun, tetap saja aku tidak bisa dengan mudahnya percaya kepadamu. Karena aku buk

