Tantangan

1129 Words

Suara tawa sinis terlontar dari bibir Dena, ia nyalang menatap Gabe. “Iamajiasimu sangat tinggi, Gabe! Bagaimana mungkin diriku yang berada di rumah bisa kau tuduh melakukan hal seperti itu? Aku mengetahuinya dari ibuku yang datang ke rumah sakit bersama ayah. Kau sungguh merendahkan diriku sebagai istrimu, Gabe.” Gabe menyisir rambutnya hingga menjadi berantakan. Ia menyesal sudah menuduh Dena tanpa ada bukti yang kuat. “Aku minta maaf, oke! Diriku sedang kelelahan dan menghilangnya Trisha membuatku khawatir.” “Aku akan menerima permintaan maaf darimu, asalkan kamu mau mengajakku makan malam romantis. Ini adalah permintaan dari bayi yang sedang kukandung.” Dena mengusap perutnya yang terlihat sudah mulai menonjol. Gabe memejamkan mata dengan suara yang terdengar lelah ia berkata, “Tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD