BAB 17

4267 Words

Suara hiruk pikuk jalan kota membangunkan Grace. Perlahan sedikit cahaya matahari masuk melalui tirai jendela penthouse milik Raffy. Grace merasakan pelukan erat dan posesif Raffy di pinggangnya. Punggungnya menempel di d**a bidang Raffy dan dia masih mendengar jelas dengkur lembut Raffy. Grace membalikkan tubuhnya, tampilan wajah Raffy dengan jelas di hadapannya. Tangan kanannya terangkat dan mengelus pipi Raffy yang mulai ditumbuhi janggut tipis, membuatnya semakin maskulin. Selama ini Raffy selalu berpenampilan bersih dan rapi, takkan dibiarkan janggut tumbuh liar dan tidak terawat. Grace mendekatkan wajahnya dan mengecup dagu Raffy pelan. “Hm…” Raffy bergerak sedikit dan mengetatkan pelukannya. Grace kembali berbaring dan menatap lekat wajah Raffy. Ini adalah pemandangan paling indah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD