Mama Andre terkejut ketika melihat anaknya babak belur, dia merasa cemas dengan kondisi Andre. “Andre kamu kenapa? Kenapa wajah kamu penuh luka?” Tanya mama Andre. Tidak mau membuat mamanya merasa cemas Andre berusaha mencari alasan. “Aku baik-baik saja ma, ini cuma luka kecil.” “Yakin kamu baik-baik saja? Kamu berkelahi?” Tanya mama Andre lagi. Andre memegang tangan mamanya, dia berusaha meyakinkan kalau dirinya baik-baik saja. “Aku baik ma, mama tidak perlu cemas.” Mama Andre teringat kalau anaknya jago bela diri, dulu Andre sering membuatnya merasa cemas karena pulang dengan wajah penuh lebam, dia sering dikroyok ketika dirinya menolong orang, Andre selalu dapat mengalahkan lawannya. Melihat Andre datang penuh luka membuat ingatan Luna kembali saat Andre menolongnya ketik

