Aku dan Andre tanpa sadar terus berpelukan padahal saat itu masih ada Agus dan Mirna yang terus memperhatikan kami. Tawa usil Mirna terdengar oleh Andre, dia sadar kalau saat ini dirinya sedang menjadi bahan tertawaan Mirna. Andre melepaskan rangkulan tangannya dariku, begitu pula aku yang melepaskan tangaku dari tubuh Andre, aku berdiri disamping Andre berdiri. Mata Andre langsung beralih ke Mirna, dia menatap Mirna dengan tatapan tajam, seketika tawa Agus dan Mirna terhenti ketika menyadari kalau Andre sedang memperhatikan mereka. “Kenapa kalian senyum-senyum? Ada yang lucu?” Tanya Andre. Mirna dan Agus kompak menggelengkan kepala mereka. “Terus kenapa kalian ketawa?” Andre kembali bartanya dengan suara lantang. “Ngga apa-apa mas.” Jawab Mirna dengan wajah ketakutan Saat Andre ma

