Ternyata ketakutan Andre benar-benar terjadi, aku demam dan tubuhku mengigil. Andre yang melihat kondisku merasa cemas dia berusaha membantuku. Mataku terbuka perlahan, aku mencoba bangkit dari ranjang. “Kamu mau kemana?” Tanya Andre ketika melihatku berusaha berdiri. “Aku mau kembali ke kamarku, kasihan Sarah kalau sampai tertular. Kamu takut aku menyebabkan Sarah sakit kan?” Ucapku. Andre terdiam, dia teringat kata-kata yang terlontar dari mulutku tadi memang dia katakan tapi sebenarnya bukan itu yang Andre maksud, Andre merasa terpojok disatu sisi dia ingin menahanku untuk tetap tinggal dikamarnya tapi dia takut kalau sampai Sarah benar-benar tertular sakit belum lagi Andre tidak mau kalau sampai aku merasa besar kepala karena berpikir kalau dirinya peduli padaku. Kepalaku pusing d

