Hampir dua jam aku duduk diam di ruangan Andre sedangkan Andre masih sibuk meeting tanpa sadar aku tertidur di sofa, Andre masuk kedalam ruangan kerjanya. Dia tersenyum saat melihat aku tertidur, posisi tidurku yang miring membuat aku terlihat kurang nyaman, Andre duduk disampingku dan menempelkan tubuhnya di kepalaku, tanpa sadar aku bersandar di bahunya. Suara ketukan pintu terdengar, Andre mempersilahkan orang dibalik pintu masuk kedalam ruangannya, ternyata Randy datang membawa file pekerjaan yang harus dia bahas dengan Andre. Andre meminta Randy bicara pelan karena tidak mau membuatku terbangun. Melihat tingkah Andre membuat Randy merasa heran, dia tidak menyangka kalau Andre yang selama ini terkenal kaku bisa berubah lembut saat bersamaku. “Silahkan duduk Ran.” Andre mempersila

