Randy kembali masuk kedalam kamar Andre setelah mengantarkan dr.Toni. “Bu, ada hal lain yang harus saya kerjakan?” “Tidak, pak Randy sudah bisa pulang sekarang. Terima kasih sudah membantu mengantar mas Andre pulang.” “Baik, kalau begitu saya permisi bu. Kalau bu Fely membutuhkan sesuatu silahkan hubungi saya.” “Iya pak, terima kasih.” Randy langsung pergi setelah berpamitan padaku. Aku terus menjaga Andre, semalaman aku terjaga karena takut kondisinya memburuk, demamnya sudah mulai turun. Jam dinding menunjukkan pukul 04.30 wib, Andre terbangun saat aku tertidur disampingnya, setengah tubuhku berbaring disamping Andre tidur. Andre tersenyum tipis saat melihatku yang ternyata masih peduli padahal aku masih kesal padanya. Andre mengelus rambutku tanpa sadar, aku terbangun karena m

