Mella merasa cemas padaku setelah melihat Andre tampak marah, dia semakin yakin kalau ada yang tidak beres dengan rumah tanggaku. Dia terus mencoba menghubungiku untuk menanyakan kondisiku. Nada tunggu terdengar, suaraku masih belum juga muncul, hpku memang aku silent dan ada di dalam tasku sehingga aku tidak sadar kalau ada telepon masuk dari Mella. Tidak mendapat jawaban dariku membuatnya semakin merasa cemas tapi Mella tidak tahu apa yang harus dia lakukan. “Fel, angkat dong telepon gw. Lo jangan buat gw cemas.” Mella terus menggerutu sambil terus berusaha menghubungiku. Saat Mella masih sibuk mencoba menghubungiku samar-samar dia mendengar namaku disebut dalam obrolan Novi dan temannya yang lain. Entah apa yang sedang mereka bicarakan tapi sepertinya mereka sedang membahas sebuah

