“Ih! Om nanya apa sih? Udah, sana lanjutin kerjaannya!” rutukku, kemudian langsung mengambil langkah 1000 untuk menjauh. Terdengar tawa Om Riyan dari sana. Aku langsung berbaring ke ranjang dan menutup tubuhku dengan selimut. Aku bahkan sengaja tidur membelakangi meja kerja Om Riyan. Duh, kenapa sih Om Riyan semakin meresahkan! Tidak berapa lama aku merasa kasurku bergerak, lalu seseorang masuk begitu saja dalam selimut. “Om, ngapain?!” “Mau tidur.” “Om, kok tidur di atas?” “Mau PDKT lah sama kamu.” “Ih, Om kok pegang-pegang sih!” “Duh, nggak sengaja Kay.” “Om!! Duhhh, Om!!!” Paginya aku tak mau menyapa Om Riyan. Semalaman dia memelukku begitu erat, hingga membuat aku sulit bernapas. Apa begitu caranya PDKT sama istri sendiri. Aku membereskan kamar saat Om Riyan sedang memakai pak

