Tiara memandang tajam ke arah Kayla. Gadis itu hanya tersenyum, seolah tidak mengatakan sesuatu yang salah. Pelayan datang, ia langsung bertanya Kayla ingin potongan rambut yang bagaimana. Istri dari Riyan itu menjelaskan dengan detail keinginannya. Ia ingin potong rambut sependek bahu dengan poni. Setelah mendengar permintaan konsumennya, pelayan itu segera melakukan pekerjaannya. Tiara diminta pelayan lain untuk pindah tempat, karena rambutnya akan dicuci. Setelah dicuci, ia kembali duduk di samping Kayla. Tidak berapa lama pelayan kembali datang dengan sebuah hair dryer di tangan. Ia mengeringkan rambut Tiara sambil mengajaknya bicara. “Yang biasa nganter mana, Mbak?” tanya pelayan itu. “Ada, tapi hari ini dia sibuk, jadi nggak bisa nganter.” Kayla pura-pura tidak mendengar, sedang

