Mamanya Riyan terpaku setelah menyadari bahwa gadis itu memotong rambutnya sependek bahu. Kayla yang merasa canggung karena mertuanya itu terus menatapnya tanpa berkedip jadi bingung. Ia hanya ingin membuat Riyan tidak lagi menganggapnya sebagai Alana, tapi sekarang ia jadi takut kalau mama mertuanya jadi tidak sayang lagi setelah ia merubah penampilannya. “Kenapa, Ma? Jelek, ya?” “Nggak kok, tapi rambut panjang itu yang bikin kamu sangat mirip sama anaknya mama.” “Apa kalau aku ingin menjadi diriku sendiri, itu bisa membuat kasih sayang mama hilang untuk Kay?” “Nggak sayang, nggak sama sekali. Meskipun mama akui awalnya kasih sayang itu tumbuh karena wajahmu yang mirip Alana, tapi setelah kita kenal dekat, rasa sayang mama murni karena kamu menantu yang baik.” Kayla tersenyum. “Makas

