Mata Riyan sampai menyipit memperhatikan cctv. Di sana terlihat Aldi sedang berdiri di samping pintu pagar, tapi ia tidak bisa melihat siapa yang sedang bertemu dengan sahabat kentalnya itu. Aldi terlihat marah-marah, merogoh saku celana dan menyerahkan sesuatu pada orang itu. ‘Siapa wanita itu?’ tanya Riyan dari dalam hati. Ia memutar ulang rekaman cctv itu, tapi tetap tidak bisa melihat dengan jelas siapa wanita itu. Dari pada penasaran, Riyan langsung saja bertanya pada Aldi. “Al, kata Pak Yanto—OB kita tadi kamu menemui seorang wanita, siapa?” Aldi yang sedang meminum teh hangat, tersedak seketika. Ia tidak menyangka jika OB di kantor mengatakan hal itu pada Riyan. Aldi hanya mengatakan jika teman lamanya yang datang dan Riyan pura-pura percaya. Ia tidak bertanya lebih jauh dan m

