Seorang laki-laki bertopi dan berkacamata menunggu di depan kantor Aldi. Ia membuka sedikit jendela sambil merokok menunggu laki-laki itu keluar. Tidak berapa lama Aldi keluar dari kantor. Ia menaiki mobilnya, lalu keluar dari sana. Putra—orang suruhan Riyan mengikuti dari belakang. “Pak, aku sudah ada di belakang mobilnya Aldi, sekarang kami ada di jalan Ahmad Yani.” “Baik, Mas. Tolong awasi terus mereka. Jangan lupa cari profil wanita yang kerja di notaris itu.” “Baik, Pak.” Telepon dimatikan, Putra kembali mengawasi gerak gerik Aldi. Sampai di sebuah restoran Aldi memarkir mobilnya. Putra juga melakukan hal yang sama, hanya posisinya agak jauh dari laki-laki itu. Setelah menutup pintu mobilnya, ia masuk ke dalam. Putra mengamati beberapa saat, lalu turun dari mobilnya. Di dalam sud

