Lusi berusaha selalu meluangkan waktu berkunjung ke rumah Angga di waktu senggangnya. Hal ini membuat hubungan Lusi dengan keluarga Angga semakin dekat. Angga juga melihat perubahan itu, membuat rasa sayang Angga yang tadinya memudar, terpupuk kembali. Tapi Angga juga sekarang harus segera mencari pekerjaan baru untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar cicilan rumah yang cukup besar setiap bulannya. Hanya dengan modal ijazah SMA nya, Angga tidak memenuhi persyaratan untuk bekerja di perkantoran dengan posisi yang bagus. Akhirnya dengan saran dan masukan dari Lusi dan ibunya, Angga memutuskan untuk membuat usaha roti sendiri. Dengan modal yang ada, tidak perlu terlalu besar dan cukup membeli beberapa peralatan, Angga memulai usahanya. "Ka Angga, bagaimana hari ini sudah dapat p

