Kunjungan

1212 Words

Pulang kantor Agatha mengajak Sahira ke pusat belanja, ia ingin mampir ke rumah Sahira dengan membawa sedikit makanan. Anggur, apel, strauberi, pear dan buah naga adalah buah-buahan yang ia pilih. Ada beberapa kotak roti dan dan juga lengkap dengan minumannya. “Bapak bilang sedikit? Itu Pak Adi sampe kerepotan begitu bawanya. Sampi harus berulang ulang,” Sahira kesal, Agatha memborong saja tanpa bertanya orang tuanya suka apa. Agatha hanya diam memainkan ponselnya, sesekali ia menoleh Sahira yang terus mendumel. “Pak, Bapak. Kalo orang bicara minimal dilihat kek.” Sahira mulai berteriak. “Mm… Anda bicara sama saya?” pura-pura tidak tahu. “Ya, iyalah. Bicara sama siapa lagi coba?” Sahira makin kesal. “Saya pikir ada ayahmu di sini.” Agatha melajukan kursi rodanya. “Ups…” Sahira menu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD