Nisa masih menunggu untuk James bersuara. Berkali-kali jemarinya mengetuk sikunya merasa sebal saat James tak kunjung mengungkapkan keinginannya. "Cepat James! Apa sih keinginannya?! Lama kali! So faster please!" Cerca Nisa kesal pada James. James beralih duduk disamping Nisa, "Keinginanku? Gak tau, aku gak punya keinginan apa-apanya hari ini. Tapi apapun keinginan ku kamu harus menurutinya!" Damn! James benar-benar membalaskan dendamnya, 'Hahahha mati kau! Mampus! Rasain! See! Kita seimbang!' batin James bersorak riang. Nisa menyipitkan matanya menatap tajam kearah James, "Ehh itu mah ideku ya yang kamu curi! Gak adil ihh! Itu mah sama aja aku harus nurutin semua permintaan mu!!" "Ya udah kita seri!" Nisa mendengus kesal beralih untuk menyibukkan dirinya dengan laptop yang berha

