Tok! Tok! Tok! James mengetuk pintu kamar nisa. "Siapa?!" Tanya sangat pemilik kamar berteriak dari dalam. "Ekhem.." James hanya berdehem pelan untuk mengkode bahwa itu adalah dirinya. Terdengar suara kegaduhan dari dalam hingga suara pintu terkunci, sepertinya nisa tengah membuka pintu kamarnya, "Masuk lah." Sontak James membulatkan matanya lebar-lebar. 'Ini beneran? Ini serius? Yang ada didepan mataku ini jenifer? Anakku?' tanyanya dalam hati melihat putranya tengah tengkurap sambil mencoret-coret kertasnya. "Tuan James masuklah," Ujar nisa mengulangi kalimatnya. James mengangguk kikuk seraya masuk kekamar nisa. Dia masih terperanjat kaget melihat anaknya ada dikamar nisa, bahkan dia tengah sibuk bermain dengan kertas dan pensilnya. Melihat daddynya masuk ke kamar jenifer b

