Rose sudah terlewat kesal, tangannya sudah bersiap untuk mengangkat gelasnya. Hup! Tangannya dicengkram oleh James. Sontak Nisa melepaskan ciumannya dan menatap mereka berdua yang tengah bertatapan sengit. "Nisa, kamu sarapan dulu. Aku akan membereskan ini sebentar," ujar James yang dianggukan oleh Nisa. Nisa turun dari pangkuan James dan berjalan menjauh menuju tempat duduknya. Sementara James menarik tangan rose menuju tangga, tidak itu terlihat seperti menyeretnya secara kasar hingga rose berkali-kali tersandung karena kakinya yang tak bisa menyeimbangkan langkah nya James. "James?! Kamu mau ngapain?! Kamu mau ngurung aku lagi?!" Pekik rose memeberontak hendak melepaskan cengkraman James dari tangannya. James semakin menekankan cengkraman nya, dia semakin menarik rose lebih

