Part Eleven

1147 Words

"Ini Bev" Ucap Nico sambil memberikan handuk kepada Bev. Bev memberikan sedikit celah untuk mengambil handuk tersebut. "Makasih," Ucap Bev sambil mengambil handuk tersebut. Nico dapat melihat bahu Bev yang putih. Dengan air yang menetes dibahunya menambah kesan seksi tersendiri di mata Nico. Nico menelan ludahnya susah payah. Tanpa dia menginginkan itu, miliknya dibawah sana telah menegak sempurna. Sudah setahun "adiknya" itu menganggur. Setelah Fefe datang, Nico lama menganggurkan miliknya itu. Dulu sebelum Fefe datang, hampir setiap hari dia selalu melakukan itu bersama jalang yang berbeda beda. Setelah pintu kamar mandi tertutup, Nico segera membalikan tubuhnya.  Dia benar benar bingung sekarang, dia bingung bagaimana caranya memulai. Sudah lama dia tidak bercinta dengan gadis p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD