Daddy" Ini sudah lebih dari sepuluh menit Fefe menggedor pintu kamar Nico dan Bev. Tetapi selama itu belum ada tanda tanda akan dibukanya kamar tersebut. "Nico, udah siang nih. Bangun dong.. Anak lo dari semalem rewel terus." Teriak Marcel. Nico dan Bev yang merasa terganggu akhirnya membuka matanya. "Nic, itu Fefe dan Marcel." Ucap Bev. "Biarin aja, mereka emang suka berisik." Ucap Nico semakin merekatkan pelukannya pada Bev. "Aku bukain ya." Ucap Bev. "Kamu mau buka in mereka dengan tubuh seperti itu? Kamu gak malu?" Tanya Nico. "Tapi itu, Fefe kasian, Nic." Ucap Bev. "Mama.. hiks hiks.. buka pintunya ma.." Terdengar tangisan bercampur teriakan disana. Nico segera berdiri dan memakai bajunya ketika mendengar isakan Fefe. "Uhhh sayang.." Ucap Nico setelah melihat Fefe yang suda

