Suara hujan yang turun deras malam ini, menyamarkan erangan dan derit ranjang dari pergumulan dua insan yang kini melenguh panjang setelah mendapatkan kepuasan. Senyum penuh kepuasan itu terpancar tulus seiring tetesan keringat yang membasahi tubuh mereka. Kedua tangan wanita yang tubuhnya masih berada di bawah tubuh pria kekar itu, mengusap wajah tampan pria yang memiliki bola mata abu dan rambut hitam yang basah dengan keringat. Ia tersenyum lalu mengatakan, "Kau mencintaiku kan, Hans?" Bukan pertanyaan biasa, melainkan meminta kepastian. Meskipun setahun lebih lamanya menjadi istri, Deby masih meragukan cinta Hans terlebih lagi setiap kali Hans memandang Bella, tatapannya menjadi berbeda. Ia menakuti Bella menjadi bayang-bayang Stevi, mantan istrinya yang sangat Hans cintai. Wanita

