"Kara, perkenalkan ini Alfaro. Dia yang akan menjadi guru pembimbing kamu yang baru, pengganti saya." Ucap tante Rosaline, begitu selesai mengajar les seperti biasa. Kulirik sekilas lelaki jangkung berkaos hitam dan celana jeans biru tua. Dia nampak masih sangat muda, mungkin umurnya tidak akan terlalu jauh berbeda denganku. "Alfaro." Ucapnya, memperkenalkan diri. "Kara." Jawabku, membalas jabat tangannya. Aku masih menatap bingung ke arah tante Rosaline. Seakan menyadari tatapanku, tante Rosaline tersenyum dan mengelus lenganku. " Faro , anaknya pintar. Dia bakalan gantiin tante, kamu ga perlu hawatir tante sudah lama mengenalnya dengan baik." Kembali kulirik Faro, raut wajahnya datar tanpa expresi. Terlihat kaku, bahkan tatapannya tajam nampak kurang bersahabat. "Kenapa mendad

