68

1025 Words

"Apa kamu akan percaya jika ku katakan, kamu adalah adikku?" Nyatanya pertanyaan Diandra masih saja terus bersarang dalam kepala Aruna. Wanita yang tengah terbaring di ranjangnya itu hanya menatap langit-langit kamar dengan pandangan kosong. Pikirannya terus berpikir soal pertanyaan Diandra beberapa saat yang lalu. Dia, adalah adik Diandra? Bagaimana mungkin? Semuanya terlalu mustahil untuk sebuah kenyataan. Tapi, mengingat apa yang terjadi selanjutnya membuat Aruna juga berpikir ulang untuk hal itu. Saat itu, setelah Diandra mengajukan pertanyaan gilanya, ini menurut Aruna. Wanita itu hanya bisa diam termenung. Ia sempat tertawa kering selama beberapa second, kemudian meyakinkan jika apa yang dikatakan Diandra hanyalah sebatas candaan semata. Tapi apa yang terjadi berikutnya membua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD