Berbeda dengan Wisnu dan Chandra. Sofie dan Aruna duduk diam di ruang makan, sudah sejak tadi dia perempuan itu hanya saling diam tanpa mau bicara. "Aruna, maaf. Bukannya aku ingin tahu ataupun ikut campur, aku hanya ingin tahu sudah sedekat apa hubungan mu dan Kak Wisnu?" Aruna diam, ia melirik ke arah Sofie yang duduk di seberangnya dan menghela napas. "Sebenarnya hubungan kami hanya sedikit membaik, ya hanya sampai kami menerima kenyataan kerja sama aneh itu." "Benar-benar hanya itu?" Ragu-ragu Aruna mengangguk. Iya, dirinya memilih untuk berbohong. "Baiklah. Aku tidak tahu kau itu berbohong atau jujur. Aku hanya ingin mengatakan satu hal padamu." "Tolong jangan jadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga, Kak Wisnu. Mungkin apa yang ku katakan sekarang akan terdengar jahat, ta

