Adrian mengeluarkan kunci dengan berisik dari sakunya. Entah kapan pria itu mendapatkannya, lalu masuk ke rumah lebih dulu setelah meninggalkan koper di luar. Satu tangannya meraih lengan Emily, sementara tangan yang lain menyalakan lampu, dan seketika, cahaya terang benderang itu hampir membutakan mata Emily. Kesiap kecil lolos dari bibirnya ketika melihat ‘kejutan’ apa yang telah Adrian siapkan untuknya. Itu adalah rumah yang sama yang telah Adrian tempati bertahun-tahun sebelumnya. Namun, tampak jelas bahwa Adrian telah merombak seluruh isi rumah ini. Tempat baru ini tampak begitu modern dibanding rumah peternakan model lama yang sering Emily lihat. Ia mendongak menatap langit-langit setinggi entah berapa meter yang memiliki corak hangat, sama dengan lantai kayunya. Ruang tamunya ya

