59. Jatuh Cinta Bukan Hal Yang Salah

2107 Words

Emily bersiap menunggu semburan kemarahan, meskipun itu hanya sebuah kemungkinan yang sangat kecil, dari bibinya itu. Walaupun bibinya jarang sekali marah, Emily tahu jika hal itu mungkin saja terjadi. Disusul beberapa ceramah tentang dirinya yang masih terlalu muda untuk jatuh cinta dan sebagainya. Emily siap mendengarnya sekarang. Setidaknya, omelan bibinya akan masih lebih baik daripada omelan Mom dan Dad. Namun, semua itu tidak terjadi. Bibinya sama sekali tidak menyemburkan kemarahan, juga tidak ada yang berubah dari ekspresi wajahnya yang lembut itu. Entah apakah senyuman tulus itu berasal dari hatinya, atau memang karena aunty Abs adalah orang yang memang tidak memiliki satu sel amarah pun di dalam dirinya. Jika ada perlombaan untuk kandidat wanita yang paling tidak pernah marah, p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD