“Kenapa kau lama sekali?” sambut Jasmine sambil cemberut, saat membukakan pintu kamarnya untuk Emily. Namun, kekesalan Jasmine berubah menjadi senyum lebar saat ia melihat ekspresi bahagia di wajah Emily. “Kalian sudah berbaikaann!” Jasmine memekik riang sambil memeluk Emily dan mereka berputar-putar di depan pintu kamar hingga beberapa gadis yang melintas, menatap mereka dengan kening berkerut. Ia tidak peduli jika semua orang menganggapnya gila. Nyatanya Emily memang sesenang itu. Emily tahu jika seharusnya ia menunda untuk memaafkan Adrian dan memberi pria itu pelajaran lebih lama lagi. Namun, apa untungnya buat mereka? Menunda kesempatan untuk berbaikan, berarti menunda merasakan kebahagiaan ini. Dan Emily jelas tidak ingin bahagia jauh lebih lama lagi. Hidup selama satu bulan

