158. Masih Menunggu

1580 Words

“Aku benar-benar harus mempertimbangkan untuk membangun rumah sakit besar di dekat tempat tinggal kita,” ucap Adrian saat mereka berada di atas jet pribadi pria itu untuk menuju ke Dallas. Adrian benar-benar tidak membuang waktunya sedikitpun. Setelah menelepon pilotnya, pria itu bisa dibilang melemparkan semua pakaian yang ada di lemari, lalu menutup koper dengan kasar, begitu juga dengan tas yang tadi sedang Emily kemasi. Jika ada barang lain yang tertinggal, mereka bisa meminta seseorang menyusulkannya atau membeli yang baru. Jika bukan karena Emily yang mengomel, Adrian bahkan mungkin tidak akan mempedulikan semua barang bawaan itu dan langsung membawa istrinya ke Dallas. Ini benar-benar bisa membuatnya gila. Emily sudah sering mengalami kontraksi itu? Lalu kenapa wanita itu tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD