“Aku tidak percaya kau akan segera menikah.” “Dan aku tidak percaya jika kau rela mengambil jalan yang sama denganku untuk kuliah online dan kembali tinggal di peternakan.” Kedua gadis itu saling menatap selama sejenak, sebelum akhirnya tertawa bersama. Rasanya, waktu begitu cepat berlalu bagi Emily. Dua hari setelah pembicaraan terakhir Adrian dengan keluarganya, orang tua pria itu datang untuk membicarakan perihal pernikahan yang akan diadakan. Dan hasilnya, mereka semua sepakat jika pernikahan itu akan diadakan akhir musim dingin nanti. Itu berarti, Emily hanya memiliki waktu kurang dari lima bulan untuk menyelesaikan semua persiapan pernikahan. Termasuk memilih gaun pernikahan yang ia inginkan. Sebenarnya, ia tidak perlu repot memikirkan semuanya karena wanita-wanita yang ia sayan

