108. Pria Paling Beruntung Di Dunia

1516 Words

Senyum Adrian tidak pernah meninggalkan wajahnya sejak detik di mana ia dan Emily berbaikan, hingga saat ini ketika mereka berdua berada di dalam mobil untuk kembali ke asrama Jasmine, dan membantu gadis itu berkemas. Rasanya, Adrian seakan baru saja terlahir kembali. Ia juga tidak bisa melepaskan pandangannya dari Emily sejak mereka bergabung dengan anggota keluarga Alexander untuk makan siang yang terlambat. Mata Adrian selalu mengawasi Emily meskipun hanya dari sudut mata ketika gadis itu pergi ke dapur atau bercengkerama dengan saudaranya. Nyatanya, berada di bawah pandangan menusuk Devan tidak membuatnya gentar sedikitpun. Juga ketika Alexander yang lebih tua menanyakan banyak hal mulai dari pekerjaaan hingga keluarga yang Adrian miliki, ia bisa menjawab semua pertanyaan itu tanpa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD