Setelah merasa lelah seharian karena penerbangan yang dilakukan, pekerjaan yang seakan tiada henti, juga rapat dan lalu lintas yang hampir membuatnya gila, akhirnya Adrian berhasil memiliki waktu tidur yang lebih lama di Sabtu pagi itu. Tidak ada rapat yang harus didatanginya, tidak ada pekerjaan di akhir pekan, juga tidak ada ternak yang harus diurus karena dirinya sedang tidak berada di Texas. Ia benar-benar ingin menikmati akhir pekannya ini hanya bersama istrinya saja di atas tempat tidur tanpa gangguan apapun. Tidak peduli jika ada begitu banyak orang di rumah mertuanya ini. Tangan Adrian menggapai untuk meraih tubuh istrinya, dan berniat memeluknya lebih erat saat ia menyadari jika tangannya hanya menepuk-nepuk ranjang kosong yang dingin. Ia membuka mata, melihat Emily tidak ada d

