83. Saatnya Berpesta

1356 Words

“Apa kalian benar-benar harus ikut ke bandara?” Bryan mengerutkan kening dengan tidak suka saat melihat orang tua Adrian bersiap-siap untuk memasuki mobil. Dalam hatinya, Adrian terbahak-bahak melihat ekspresi Bryan yang ketakutan itu. Pria itu pasti sedang memikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi jika Adrian dan Emily hanya berduaan saja di rumah tanpa ‘pengawas’. Ya Tuhan, ini terlihat seperti mereka berdua masih di bawah umur dan tertangkap basah sedang bermesraan alih-alih mengerjakan tugas sekolah, dan setalh itu harus menandatangani surat perjanjian tidak akan berbuat nakal lagi hingga usia dua puluh lima. Ketakutan Bryan tentang dirinya sungguh tidak masuk akal. Apa tidak cukup, janji Adrian untuk tidak meniduri Emily? Apa Bryan tidak tahu bahwa janji itu adalah harga diri Ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD