Adrian seperti sedang berada di langit ke tujuh saat bibirnya bertaut dengan bibir Emily yang lembut, kenyal, dan sangat menggiurkan. Hasrat seakan meledak di dalam tubuhnya ketika ia menyentuh puncak p******a Emily yang menegang di balik blusnya. Kenyataan bahwa gadis itu juga sama bergairahnya seperti yang ia rasakan, sama sekali tidak membantu. Hal itu justru membuat Adrian semakin terbakar dalam gairahnya. Namun, suara dari depan pintu itu membuat Emily mendorongnya dengan kaget, hingga Adrian harus menahan erangannya saat tubuhnya terasa nyeri ketika ia kembali berbaring di atas bantalnya. Ia menoleh sambil cemberut ke arah pintu, di mana orang tua dan adik bungsunya berada di sana. Tangan Papa menutupi mata Keanu, sementara tangan Mama menutupi mulutnya dengan ekspresi terkejut.

