161. And They Lived...

1413 Words

Emily tersenyum saat melihat pemandangan yang ada di luar jendela rumahnya menjelang malam itu. Irvine dan Adrian sedang berlarian di halaman rumah mereka yang luas dengan tangan mungil Irvine menggenggam permen loli. Putranya sudah berusia dua tahun sekarang dan sedang dalam masa yang cukup aktif untuk bergerak. Kadang, jika Adrian sedang bekerja, Emily yang akan menemani anaknya bermain di halaman. Jika tidak dirinya, Jasmine, Keanu, kedua mertuanya, juga semua orang yang ada di sana, akan dengan senang hati bermain dengan pria kecil itu. Irvine telah menjadi pujaan semua orang. Senyumnya yang ceria, wajah tampannya yang selalu bahagia, membuat siapa saja akan ikut bahagia melihatnya. Menjadi ibu adalah hal terhebat yang pernah Emily rasakan. Ia tidak menyesal walau harus menanggal

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD