Lagi-lagi Batin Embun Tersiksa

1011 Words

Akhirnya, Embun bisa menghirup udara bebas. Dia bahagia karena bisa kembali ke rumah setelah hampir dua minggu berada di ruang sakit. Rasanya seperti habis keluar dari penjara. Namun, meskipun sudah sembuh, Embun masih dilarang melakukan hal-hal yang berat. Bahkan, untuk makan saja dibawakan ke kamar. Embun benar-benar diperlakukan seperti ratu oleh Adhitama. “Mas, aku ini sudah sembuh, jadi biarkan aku melakukan semuanya seperti sebelum aku sakit.” Embun menatap Adhitama saat dia membawakan makanan. “Nggak apa-apa. Kamu belum sembuh total,” ucap Adhitama. Hilya hanya bisa mengintip dari balik pintu yang dibiarkan sedikit terbuka. Ya, semenjak Embun sakit memang Adhitama hanya memikirkan Embun. Hari-harinya hanya bersama Embun. “Harusnya setelah Mbak Embun sembuh, Mas Tama saatnya be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD