Kesepakatan Bersama

1225 Words

Setelah siangnya mereka makan bersama. Malam harinya, Embun kembali mendekati Adhitama. Pokoknya sebelum dia mengatakan iya, maka akan terus didesak oleh Embun. Lalu, Embun pun menghampiri Adhitama yang sedang menonton televisi di ruang tengah. Embun duduk di sampingnya, kemudian merebahkan kepala di d**a Adhitama. Posisi yang sangat Embun sukai. “Mas,” panggil Embun. “Hmmm.” Adhitama hanya berdeham. “Gimana menurutmu Hilya? Cantik, 'kan? Kalian itu pasangan yang cocok.” Embun tersenyum. Embun mendongak menatap Adhitama. Namun, Adhitama tetap tak menjawab, pandangannya masih fokus ke layar 21 inchi di depannya. Kemudian, Embun langsung mematikan televisi karena merasa tak dipedulikan. “Loh, kok, dimatikan? Bagus itu acaranya.” Adhitama merebut remote control di tangan Embun. “Makanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD