Adhitama dengan Hilya Bertemu Diam-Diam

1640 Words

Akhirnya, waktu pun beranjak siang. Adhitama teringat janjinya bersama Hilya. Maka, tanpa sepengetahuan Embun, dia pun pergi menuju tempat mereka janjian. Ada yang perlu Adhitama bicarakan dengan Embun. Saat hendak melangkah pergi keluar, tiba-tiba Embun yang dari tadi ada di teras belakang masuk. “Mas Tama mau ke mana? Kok, kayaknya buru-buru banget.” Pertanyaan Embun membuat Adhitama kaget. “Eh, aku mau pergi sebentar. Ada urusan penting di kantor.” Adhitama terpaksa berbohong pada Embun. “Oh iya Mas. Hati-hati di jalan, semoga urusannya bisa selesai dengan tepat.” Embun tersenyum menatap Adhitama. Adhitama pun hanya mengangguk. Lalu, dia segera keluar dan menuju tempat parkir, setelah itu langsung menaiki mobilnya. Sebelum melajukan mobilnya, Adhitama mengirim pesan pada Hilya. [A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD