Kebimbangan Hilya

1069 Words

Semakin hari, Adhitama dan Hilya semakin mesra dan romantis dan hal itu tentu saja membuat Embun semakin tersiksa. Dia setiap hari selalu diselimuti rasa cemburu. Namun, Embun tak bisa berbuat banyak karena memang hal ini dia yang menghendaki dari dulu. Siang ini selepas makan siang, kesempatan bagi Embun untuk berbicara dengan Hilya. Saat Hilya hendak beranjak membereskan bekas makan mereka berdua, Embun mencegahnya. “Hilya aku ingin bicara denganmu,” ucap Embun. Hilya pun langsung duduk kembali dan tak jadi beranjak. Ada rasa tak enak menyelimuti hatinya. “Iya Mbak.” Hilya menatap Embun dengan perasaan was-was. “Kulihat semakin hari kamu dan Mas Tama semakin akrab dan mesra saja. Sepertinya kalian sudah saling mencintai,” ucap Embun. Mendengar pertanyaan Embun, wajah Hilya langsung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD