Bab 51

1185 Words

“Owh!” Jeritan seseorang mengalihkan fokus Rere. Wanita paruh baya itu bergegas keluar menghampiri sumber suara. Rupanya dari dalam kamar Langit. “Ada apa, Langit?” tanyanya mendorong pintu yang hampir ditutup. “Nggak ada apa-apa kok.” Langit menjawab santai sementara Rindu membekap mulutnya di balik pintu. Pintu yang sebelumnya terbuka mampu memperlihatkan gaduh yang terjadi di dalam kamar meski didesain kedap suara. Langit baru saja menumpahkan kekesalannya pada Rindu dengan mendorong kasar sang istri hingga jatuh tersungkur membuat Rindu tanpa sadar mengaduh. “Rindu mana?” “Di kamar mandi kali,” bohong Langit. Tidak mungkin dia mengatakan kejujuran. Bisa kena ceramah panjang. “Mama ngapain ke sini? Mau gangguin acara pengantin baru?” “Ih, kayak Mama nggak ada kerjaan aja,” ucapnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD