perjalanan seorang anak gadis belia yg umurnya baru 12 thun yang memperjuangkan kesuksesan demi mengakngkat harkat derajat kelu
bab 1 awal lulis sekolah sd nita berharap bisa lanjut sekolah seprti tman" nya yg lain dia ingin melanjutkan pendidikanya ke jenjang pendidikan yg sangat ia idam" kan. bahkan dia sangat bwrsemangat meski harus menumpang di rumah kakak nya. nita jga tergolong anak yang rajin dia jga trkenal akan ibadahnya. yaang bisa di ancungi jempol saking taatnya ia dalm agamanya, nmun pendidikan yg ia harapkan dan dia idam"kan tak sesuai dengan keinginannyaa bagaimna tdk baru saja duduk di bangku 8 smp dia sdh putus sekolah karna kendala biaya dan jga segala atribut skolahnya yg tak lengkap seprti yg laiin. nita sangat terpukul mengetahui orang tuanya di pangil oleh kepala sekolah untuk memberitahu bahwa dia sudh menungak spp sebanyak 3 bulan dan dia blum membayar sama sekali. maka dari itu keputusan para guru akan memberhentikan dia sekola sbl spp nya di lunasi. maka mau tdk mau nita pun akhirnya kluar dari sekolah selang bebeeapa bulan dia tsk bersekolah dan tinggal dengan kedua orang tuanya si kebun milik kedua orang tuanya. maklum nita anak bungsu dari 6 bersaudara ke empat kakaknya yang lain telah berumah tangga dan 1 kakak laki lakinya yang masi melajang dan juga sdang merantau di kota gorontalo unruk mengadu nasib. semntara nita yg tdk bersekolah stiap hari membatu kedua orang tuanya bekerja meski hanya sbntar mengingat ia yang masi gadis kecil maka orang tuanya pun melanrang ia melakukan kerjaan yg berat cukup memasak saja di rumah unruk mereka ber 3. suatu hari datanglah saudara ibunya yang mengatakan bhwa di kampunya ada orang yang mencari anak tingal untuk bekerja ke kota, nita sangat antusian mendengar tawaran trsebut namun sang bapak tdk mengizinkanya mengingat ia yang masi sangat muda. dan bpk nya jga tdk sanggup berpisah dari anak bunggsunya tersebut. namun nita ttp kekeh meminta ijin agar bisa ikut kekota meski jadi pembatu aslkan kerjaanya halal hitung" ia juga belajar hdup mandiri mengingak kondisi mereka yg sangat kekurangan membuat tekad nita semakin bulat. ia namanya anita risad.
sejak 1 minggu belakangan dia trus saja meminta ijin kepada kdua orang tuanya agar di beri izin untuk ikut ke kota maka bpknya yg tampak berpikir pun akhirnya memberi izin....