48: The Dress and The Suit (Pt.1)

1073 Words

Hari ini langitnya begitu cerah, hanya ada beberapa awan putih yang menggantung di sana, begitu cerahnya sampai Samantha mengadakan jamuan teh tapi hanya bersama dengan Grace, sahabatnya. Grace begitu menikmati udara yang segar, langit yang cerah, dan teh yang nikmat. Dia berlagak layaknya bangsawan jaman kerajaan. “Bayangkan bagaimana nanti kau akan menikmati pesta bersama para sosialita itu.” Grace berujar sembari menikmati tehnya. Ia menyeruputnya perlahan, menikmati setiap aroma yang menguar dari uap teh. “Membayangkannya saja membuat buluku meremang, kau tahu aku tidak suka bertemu banyak orang. Terakhir kali aku ke pesta walikota hanya hinaan yang kudapatkan,” ucap Samantha yang teringat kembali akan pesta walikota, ia masih ingat bagaimana orang-orang menatapnya dengan rasa iba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD