Silau. Cahaya itu letaknya tak begitu jauh hingga Sebastian merasa silau setelah pandangan matanya jernih. Setelah mimpi buruknya yang panjang sirna akhirnya ia menemukan cahaya meski itu menyilaukan matanya. Itu lebih baik daripada ia harus kembali mendengarkan suara tembakan demi tembakan, ledakan demi ledakan, dan tumbangnya seorang gadis yang seharusnya bisa ia selamatkan dengan tangannya. Mimpi yang sama, yang terus mengganggunya dulu, yang sempat kembali mengusiknya tempo hari kembali lagi. Namun kali ini ada yang berbeda, ada yang terasa janggal. Dalam mimpinya kali ini ia melihat kobaran api yang begitu besar membakar tubuh Samantha di reruntuhan medan perang. Mimpi yang sangat mengerikan sampai membuat seluruh tubuhnya berkeringat. Beberapa saat setelah merasakan silau yang l

