29: Two Faces of Mr. Grand. Pt.1

1152 Words

Suara bel pintu apartemen Sebastian terus bergema di seluruh ruangan, Sebastian yang saat ini sedang mengganti pakaiannya itu pun akhirnya keluar setelah deringnya tak lagi terdengar. Pria itu bahkan belum mengancingkan kemejanya, ia berniat untuk melihat monitor apartemennya terlebih dahulu tapi saat ia keluar dari kamar, berhenti sudah nafasnya. Dua mata yang sudah layu itu menatap tajam ke arah Sebastian dan Samantha secara bersamaan, begitu juga dengan Andre. Keduanya salah paham dengan situasi yang terjadi saat ini, apalagi melihat kancing kemeja Sebastian tidak terkancing dari atas hingga ke bawah, menunjukkan semua otot tubuhnya yang terbentuk dengan kokoh bagai pahatan patung-patung dewa. “Aku membiarkanmu membawanya, bukan untuk menodainya seperti ini.” Suara Cornelius dalam ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD