37: Burn it All (Pt. 2)

1093 Words

“Kau pasti sudah gila.” Suara Garnet menggema di ujung saluran telepon, sementara tangan Sebastian erat memegang pinggiran wastafel. Wajahnya basah setelah ia membasuhnya, di luar sana di tempat Madison berada, gadis itu sudah mabuk dan tak bisa bangkit lagi setelah meminum minuman yang diberikan oleh Sebastian. Sebelumnya, Sebastian mengusulkan kepada Madison untuk pergi ke apartemennya alih-alih ke apartemen Madison. Ia tak ingin malah masuk ke perangkap padahal dialah pemburunya di sini. Namun, hal yang tak terduga terjadi, Madison mencium Sebastian dengan brutal, tak melepaskan bibirnya bagai perekat. Beruntung Sebastian bisa mengalihkan perhatian Madison dengan mendorong bahu kecil gadis itu perlahan. Sebastian mengambilkan air minum untuk Madison, ia menambahkan obat bius ke dala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD