22: Samantha’s Decision Pt.1

1090 Words

“Samantha!” Teriakan Sebastian itu mengalihkan emosinya, awal bertemu dengan penjaga yang seharusnya menjaga Samantha ia sudah ingin meluapkan amarahnya karena membiarkan James masuk ke dalam kamar Samantha. Namun, semuanya seolah menguap begitu saja ketika ia melihat Samanta berusaha menuruni beranda kamarnya yang terletak di lantai dua dengan tali seadanya. “Oh God!” Sebastian berlari sekencang mungkin. Ia mengerahkan seluruh tenaganya pada kakinya agar bisa segera mencapai ke tempat di mana Samantha terjatuh. Sebastian tak bisa memikirkan apa lagi karena kini jantung dan otaknya tak bisa bekerja dengan baik, jantungnya berdebar dengan baik seiring pikirannya membayangkan hal paling buruk yang akan terjadi. Bagaimana jika ia tidak tepat waktu dan Samantha jatuh begitu saja ke tanah d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD