"Kenapa selalu seperti ini, Ayah? Kenapa Ayah selalu mengancam saya?" tanya Bhumi. Ia menatap dalam-dalam ke arah Adnan yang juga menatap datar ke arahnya. Bhumi tak mengerti mengapa sejak dulu bahkan hingga sekarang, Adnan maupun Seroja selalu memberikan ancaman jika dirinya menolak saat diperintah. Padahal selama ini, Bhumi sudah melakukan apa saja untuk kedua orang tuanya itu. Namun, semuanya seolah-olah tak terlihat di hadapan mereka. Sejak dulu Bhumi juga sudah banyak mengalah. Ia sadar bahwa dirinya hanyalah anak dari istri kedua sehingga dirinya tidak menuntut banyak hal. Namun sekarang, Bhumi merasa Adnan dan Seroja sudah cukup keterlaluan. "Ayah tidak mengancam kamu, Bhumi. Ayah hanya ingin rumah tangga kamu bahagia. Selain itu, Ayah juga ingin kamu memiliki keturunan sebelum a

