Nostalgia Menegangkan!

1406 Words

"Apa kamu bilang, Mas? Menikah?" tanya Niskala. Ia mendorong tubuh Rama agar menjauh darinya. Tatapan matanya tampak begitu kecewa saat menatap wajah Rama yang seolah tengah begitu tulus padanya. "Iya, ayo menikah, Niskala! Dulu kamu bilang kamu mau membangun rumah tangga yang indah bersamaku, kan? Jadi sekarang ayo kita menikah!" ajak Rama. Tatapan matanya begitu teduh dan tampak meyakinkan. Niskala tak langsung membalas. Ia justru terdiam dengan kedua mata yang berkaca-kaca. Ia juga menggigit bibir bawahnya demi mencegah isak tangisnya keluar. Sungguh, Niskala tak mengerti mengapa baru sekarang Rama mengajaknya menikah. Padahal, dulu Niskala selalu meminta kepastian padanya. Niskala selalu meminta komitmen lebih dari sekadar pacaran. Bukan berarti Niskala ingin cepat-cepat dinikahi, i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD